News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rupiah Bisa Menembus Rp 9.700

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas memilah valuta asing di Cash Center Bank Mandiri di Jakarta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar berpotensi melemah seiring adanya defisit perdagangan. Rahadyo Anggoro Widagdo, analis valas, mengatakan pada sepekan ini nilai tukar rupiah akan melemah hingga menyentuh angka Rp 9.700 per dollar AS.

"Untuk minggu ini nilai tukar rupiah ke dollar AS akan tetap melemah hingga ke level Rp 9700- 9750. Intervensi BI cukup membantu menahan laju pelemahan rupiah yang semakin cepat. Jika BI tidak melakukan intervensi diperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di level Rp 9.900," katanya ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (17/1/2013).

Menurut dia, pemerintah harus menjaga iklim investasi di Indonesia agar tetap menarik bagi investor asing sehingga para investor tidak keluar dari Indonesia. "Pelemahan akan berlanjut, selama investasi tidak bertambah tidak akan ada penguatan rupiah," ujarnya.

"Investasi harus bertambah diluar kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan peraturan yang kurang pro terhadap pasar seperti kenaikan upah minimum yang cukup tinggi dan demo buruh yang sering kali terjadi," ungkapnya.

Salah satu caranya yaitu meningkatkan ekspor dan mengurangi impor sehingga neraca perdagangan Indonesia tetap surplus sehingga meningkatkan cadangan devisa indonesia.

Namun cara Bank Indonesia (BI) dengan menjual obligasi dinilai sudah berpengaruh terhadap peningkatan nilai rupiah terhadap dollar AS. Seperti diketahui, pemerintah akan melelang surat berharga dengan tenor 3 bulan, 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun dan 20 tahun dengan target indikatif sebesar Rp 7 triliun.

Ini adalah lelang obligasi pertama di 2013. Lelang surat berharga ini diwarnai momen di saat melemahnya rupiah dan meningkatnya yield obligasi pemerintah. Rencananya pemerintah akan menggunakan hasil lelang ini untuk membiayai fiscal defisit tahun ini sebesar Rp 180,4 triliun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini