News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bappenas: Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bayi berusia 10 hari, Dara Nur Anggraini dirawat di dalam inkubator di ruang Neonatus Intensive Care Unit (NICU) RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2013). Bayi lahir prematur dengan berat hanya 1,6 kilogram itu kondisinya membaik namun masih di bawah pengawasan yang ketat. Sebelumnya saudara kembarnya, Dera Nur Anggraini meninggal dunia karena kesulitan mendapat ruang perawatan NICU di sejumlah rumah sakit di Jakarta. AFP PHOTO / ADEK BERRY

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Angka kematian ibu dan bayi masih menjadi ganjalan utama dari tujuh sasaran pembangunan millenium (MDGS) yang dicanangkan pemerintah hingga 2015.

"Permasalahan yang masih jauh dari pencapaian adalah kesehatan. Hal itu akan sulit dalam mengejar target sasaran pembangunan milenium," kata Armida S Alisjahbana, Kepala Bappenas, Jumat (22/2/2013). Armida menuturkan, semua pihak hendaknya bisa mengambil langkah dan tindakan pengobatan secara preventif.

Armida pernah menuturkan, tujuh sasaran pembangunan milenium tersebut adalah memberantas penyandang kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar untuk semua, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, menurunkan kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, mengendalikan HIV/AIDS, malaria dan penyakit menular lainnya, serta menjamin kelestarian lingkungan hidup.

Secara keseluruhan, pencapaian sasaran tersebut telah memenuhi syarat (on track), walau secara keseluruhan masih ada beberapa target yang belum memenuhi syarat (off track).

Tiga hal yang masih off-track, yaitu indikator angka kematian ibu melahirkan yang per 100 ribu kelahiran hidup, pencegahan HIV/AIDS dan peningkatan tutupan lahan yang terkait dengan sektor kehutanan.

Angka kematian bayi turun (AKB) dari 35 per 1.000 kelahiran hidup (2004) menjadi 34 per 1.000 kelahiran hidup (2007). Sementara angka kematian ibu (AKI) menurun dari 307 per 100.000 kelahiran hidup (2004) menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup (2007).

Meski telah mengalami penurunan yang cukup banyak, indikator AKB dan AKI dalam MDGs masih jauh dari target yang ditentukan dan harus dicapai pada 2015.

Pemerintah masih harus bekerja keras untuk mencapai target MDG sesuai kesepakatan yaitu AKB 24 per 1.000 kelahiran hidup dan AKI 102 per 100.000 kelahiran hidup pada 2015.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini