News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemerintah Bantah Diam Soal Freeport

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Para petugas terus melakukan pencarian sekaligus mengevakuasi korban runtuhnya terowongan di fasilitas pelatihan Big Gossan PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua, Kamis (16/5/2013). Dinding terowongan tersebut runtuh pada Selasa lalu.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite menjelaskan kalau pihaknya sedang sibuk melakukan evakuasi menolong korban PT Freeport.

Thamrin pun membantah kalau pihaknya hanya duduk berdiam diri tak melakukan apapun untuk para pekerja yang tertimbun di tambang Freeport, Big Gossan.

Thamrin pun menjelaskan kalau pihaknya tak mau terlihat oleh media. Karena menurut dia hal yang paling penting adalah menolong para korban di tambang PT Freeport terlebih dahulu.

"Mungkin informasinya belum disampaikan, saya langsung ke lapangan cuma kita tidak mau terekspose," ujar Thamrin Sihite kepada Tribunnews.com di kantor Kementerian ESDM, Selasa (21/5/2013).

Thamrin juga menjelaskan kalau pihaknya sedang merawat korban yang selamat. Bagi korban yang meninggal, pemerintah juga sudah membalikan kepada keluarganya masing-masing dan memberikan santunan.

"Semua dipikirkkan masalah asuransi para korban, kita langsung deal," jelas Thamrin.

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimmin Iskandar dan Menteri ESDM Jero Wacik ditolak mendatangi tambang Freeport di Timika. Padahal tujuan kedatangan para pejabat negara ini adalah untuk melakukan investigasi terkait kecelakaan di ruang pelatihan area tambang Big Gossan di Freeport, Papua yang menyebabkan puluhan pekerja meninggal. Sampai saat ini diketahui korban yang meninggal di tambang Freeport mencapai 22 pekerja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini