News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jero Wacik: Saya Juga Pernah Miskin

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik memberikan keterangan sebelum mengikuti Rapat Koordinasi tentang BBM Bersubsidi di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (16/4/2013). Pemerintah mensinyalkan akan membatasi anggaran subsidi bahan bakar minyak untuk kendaraan pribadi, khususnya mobil pelat hitam. Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri dan gubernur se-Indonesia. KOMPAS/HERU SRI KUMORO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengerti perasaan yang dialami masyarakat miskin jika harga BBM bersubsidi naik. Jero pun mengaku pernah menjadi rakyat miskin dan merasakan nasib yang dialami masyarakat miskin.

"Waktu kecil, saya pernah merasakan kemiskinan. Kalau dipikir-pikir, harga premium sekarang menjadi Rp 6.500 per liter dan solar 5.500 per liter sangat membebani masyarakat menengah ke bawah," ungkap Jero, Selasa (18/6/2013).

Jero menambahkan, dengan adanya kenaikan harga BBM bersubsidi, akan menaikkan harga-harga bahan pokok. Masyarakat pun semakin susah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Untuk mengurangi penderitaan masyarakat miskin, Jero beserta pemerintah telah menyiapkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Dengan adanya BLSM, subsidi bisa diberikan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Jadi besaran subsidi yang diberikan harus tepat dan jangan salah membagikan, jangan ada kesalahan pembagian anggaran subsidi lagi," papar Jero.

Dalam pendistribusian BLSM, pemerintah akan menyalurkan melalui kantor pos sampai ke pelosok daerah. Dengan begitu masyarakat miskin yang membutuhkan bisa mendapat bantuan kompensasi selama inflasi terjadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini