News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2013

DPR Duga Ada Penimbun Daging Ayam

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hendra Gunawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potong Ayam: Sejumlah pekerja melakukan pemotongan ayam jenis pejantan di Rumah Pemotongan Unggas (RPU) Penggaron, Kota Semarang, Jateng, Rabu (3/7/2013). Jelang Ramadhan harga daging ayam mulai merangkak naik menjadi Rp 28.000 per kilogram dari semula Rp 20.000 per kilogram untuk jenis ayam tersebut. Kenaikan ini disebabkan permintaan yang terus bertambah saat memasuki bulan Puasa. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua Komisi IV DPR RI , M. Romahurmuziy, curiga mahalnya harga daging ayam menjelang puasa karena ada permainan pasokan daging ayam di tingkat distributor. 

"Kita dari Komisi IV DPR menduga ada spekulasi dan penimbunan," kata Romi, panggilan akrab M. Romahurmuziy, di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (9/7/2013).

Kecurigaan Romi beralasan. Pasalnya saat ini Indonesia sudah swasembada ayam. "Jadi kenaikan harga daging ayam bukan karena pasokan (kurang) tapi masalahnya di distribusi," kata politisi PPP ini.

Menurut dia wajar ada sedikit kenaikan harga daging ayam menjelang puasa karena permintaan yang naik. Namun kalau kenaikan harga daging ayam terlalu besar maka itu tidak wajar. "Kami akan menanyakan ini ke pemerintah nanti," kata dia.

Mengenai harga daging sapi yang juga ikut naik, Romi mengatakan hal itu akan diatasi pekan depan setelah 3.000 ton daging sapi impor tiba di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya harga daging ayam di sejumlah wilayah Indonesia naik menjelang puasa. Di Jakarta dan sekitarnya harga daging ayam potong naik dari harga lama Rp 25 ribu per ekor menjadi Rp 40 ribu per ekor. Untuk daging sapi dari harga sebelumnya Rp 90 ribu per Kg menjadi Rp 120 ribu per Kg.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini