News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

IHSG Diprediksi di Level 4543-4615

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pialang mengamati pergerakan indeks bursa saham di Mandiri Sekuritas Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2013).Setelah menguat 3 hari berturut-turut hingga kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,66% ke level 4.389,35 pada perdagangan hari ini. Pelemahan indeks terjadi sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional yang juga negatif. Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada kisaran 4.373,01-4.412,17. Dari 480 saham yang diperdagangkan, sebanyak 69 saham menguat, 162 saham melemah, dan 249 saham stagnan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Arif Wicaksono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pada perdagangan Senin (28/10/2013) diperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada pada level support 4543-4569 dan resistance 4607- 4615.

Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada menuturkan pergerakan indeks akan dipengaruhi oleh laju bursa saham Asia yang berpotensi memperpanjang pelemahannya setelah apresiasi nilai tukar Yen.

"Terapresiasinya Yen serta kembali naiknya money market rates China dan rilis beberapa emiten yang di bawah estimasi seperti JFE, Great Wall Motor, Kweichow Moutai, dan Canon, turut membuat laju bursa saham Asia berpotensi melanjutkan pelemahannya," kata Reza di Jakarta, Senin (28/10/2013).

Sementara itu, bursa saham Eropa masih dapat menguat meski tipis seiring variatifnya rilis kinerja keuangan para emiten.

Kenaikan laju bursa saham Eropa didukung dengan rilis kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartalan Inggris dan peningkatan indeks retail sales Italia.

Sedangkan beberapa emiten yang merilis kinerja di bawah estimasi adalah ElringKlinger dan Wacker Chemie. Sementara emiten yang merilis peningkatan kinerja positif seperti BASF.

Laju bursa saham AS masih dapat bertahan di zona hijau seiring rilis kinerja Amazon.com Inc, dan Microsoft Corp yang melampaui estimasi dan rilis kenaikan durable goods order serta juga diikuti dengan peningkatan wholesale inventories.

Sementara itu, rilis consumer confidence index AS yang tercatat lebih rendah dari estimasi ditanggapi positif karena diasumsikan akan memperkuat alasan The Fed mempertahankan kebijakan stimulusnya.

"Pada penutupan sepekan kemarin laju IHSG berada di kisaran target support dan resisten (4542-4612), sehingga membuat IHSG berada di persimpangan jalan. IHSG akan bergerak variatif jika didukung sentimen yang ada," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini