News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BI Minta Waspadai Impor Migas

Penulis: Arif Wicaksono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas membawa tumpukan uang di cash center Bank Negara Indonesia (BNI) Pusat, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2013). BUMN percetakan uang, Perum Peruri dibanjiri pesanan cetak uang dari Bank Indonesia (BI). Pihak Peruri mengaku sangat kewalahan untuk memenuhi pesanan uang dari BI yang mencapai miliaran lembar. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan melonjaknya impor migas menjadi hal yang harus diwaspadai untuk menurunkan defisit neraca perdagangan.

Mirza menanggapi impor migas yang dalam kurun waktu Januari-September 2013 telah mencapai 33,586 miliar dollar AS atau naik 8,51 persen ketimbang posisi pada periode sebelumnya yang mencapai 30,952 miliar dolar AS.

"Sebenarnya impor yang harus kita waspadai itu impor migas terutama ekonomi terus tumbuh sehingga impor migas itu masih cukup kuat," ujar Mirza ketika ditemui di perkantoran BI, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Mirza menekankan, jika tidak ada perubahan secara mendasar maka neraca perdagangan masih akan terus defisit.

Hal yang perlu dilakukan adalah dengan memenuhi kapasitas produksi dalam negeri khususnya di sektor migas sehingga kedepannya impor migas bisa terpenuhi.

"Neraca migas ini sebenernya yang paling struktural karena ekonominya berkembang sementara sumber energi kita yang utama masih datang dari migas, produksi dalam negeri stagnan sehingga dipenuhi dari impor, sehingga kita masih terus defisit," jelasnya.

Seperti diketahui, defisit perdagangan indonesia kembali terjadi pada September 2013. Badan Pusat Statistik (BPS) melansir defisit perdagangan pada September 2013 mencapai 0,63 Miliar dolar AS.

Secara kumulatif defisit perdagangan dalam periode Januari-September 2013 telah mencapai 6,25 Miliar dolar AS.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini