News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

DPR Kritik Merosotnya Rupiah

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang petugas menata uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang sudah dikemas dalam kantung plastik masing-masing Rp 1 miliar yang akan dikirimkan ke sejumlah bank di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (3/9/2013). Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan kembali suku bunga dengan acuan BI rate ke level 7 persen dari sebelumnya di angka 6,5 persen, menyusul melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang terus merosot menunjukkan bahwa 4 Paket Regulasi yang dikeluarkan Pemerintah ditambah dengan kebijakan menaikkan suku bunga BI rate tidak efektif.

Demikian dikemukakan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Azis, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Jumat (29/11/2013), pagi.

"Kenaikan BI rate justru memukul sektor riil, kredit Perumahan dan UMKM dan mendorong bertambahnya pengangguran karena beberapa perusahaan kemungkinan bangkrut," kata Harry.

Menurut politisi Golkar ini masih belum terlihat efek kebijakan pemerintah soal krisis itu.

"Kebijakan yang seharusnya diambil adalah penekanan impor dan BI serta pemerintah berkoordinasi agar supply dollar dipaksa harus ditanam di sistem perbankan Indonesia dari semua hasil ekspor Indonesia," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, nilai tukar rupiah merosot drastis dalam beberapa hari terakhir. Data perdagangan Valuta Asing (Valas) Bloomberg mencatat kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (28/11/2013) bertengger di level 12.018 atau ambruk 132 poin (1,11 persen) dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. (aco)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini