News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Proyek Pembangunan International Convention Center Dyandra di BSD Terhambat

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penawaran umum perdana saham Dyandra di Plaza Bapindo, Jakarta, Selasa (19/3/2013). Jumlah saham yang ditawarkan manajemen Dyandra sebanyak 1,282 miliar saham dengan harga Rp 350 per lembar. Pencatatan saham Dyandra sebagai emiten akan dilaksanakan pada 25 Maret di Bursa Efek Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMORO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) menuturkan bahwa proyek pembangunan international Convention Center di Bumi Serpong Damai (BSD) terhambat. Proyek yang tadinya akan diluncurkan pada Juli 2014 tersebut akan diluncurkan pada awal 2015.

Danny Budhiarto, Direktur Operasional DYAN, mengatakan bahwa hal ini karena adanya pelemahan mata uang rupiah. Hal ini membuat kenaikan biaya operasional pembangunan proyek tersebut yang mencapai Rp2,7 triliun dari biaya awal sebesar Rp2,5 triliun.

"Kenaikan ini sifatnya teknis ya, karena banyak alat-alat yang diimpor dari luar seperti lift, jadi bukan masalah perizinan," kata Danny di Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Danny mengatakan bahwa potensi pendapatan dari pembangunan international center sebesar Rp200 miliar. Pendapataan ini akan didpaatkan melalui ajang beberapa pameran selama setahun pertama seperti melalui Indonesia International Motor Show (IIMS).

Praktis, ada potensi kehilangan pendapatan pada tahun ini. Pada tahun ini, DYAN menargetkan pendapatan tumbuh 20 persen dari capaian 2013 sebesar Rp908 miliar.

Jika proyek ini berlangsung pada 2014, pendapatan DYAN bisa melonjak mencapai Rp1,108 triliun. "Ada potensi kehilangan, namun kita tidak bisa pastikan jumlah perolehan laba bersihnya," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini