News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2014

Gubernur BI Khawatir Bulan Puasa Bisa Tingkatkan Inflasi

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Keuangan Chatib Basri, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad (Kiri-Kanan) mau jumpa pres usai rapat Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK), di Depertemen Keuangan, Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (18/10/2013). Rapat itu mengagendakan asesmen kondisi stabilitas sistem keuangan Triwulan ketiga Tahun 2013. (Warta Kota/Henry Lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai bulan puasa bisa menyumbang inflasi lebih besar lagi. Karena itu Agus ingin Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bisa menjaga angka inflasi.

"Saya mengharapkan bahwa upaya pengendalian inflasi diseluruh Indonesia betul dilaksanakan khusus kita masuk ke Ramadhan ini," ujar Agus di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Rabu (2/7/2014).

Agus menilai bahwa menjelang lebaran, inflasi disebabkan dua faktor, dari pangan dan transportasi. Pasalnya masyarakat akan mengeluarkan konsumsi paling banyak di dua sektor tersebut.

"Lebaran kita yakini dua area volatile food prices dan ada resiko di tarif angkutan udara," ungkap Agus.

Agus berharap dengan adanya kenaikan inflasi, pemerintah bisa mengendalikan pengeluaran anggaran. Dalam hal ini anggaran subsidi untuk sektor pangan dan sektor BBM bisa dikendalikan saat menjelang lebaran.

"Ada potensi dan juga pemotongan anggaran mempengaruhi pso (subsidi) atau tidak," papar Agus.

Sebelumnya diketahui, inflasi pada Mei menjelang Juni mencapai 0,43 persen dengan harga konsumen sebesar 112,01. Sedangkan inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 4,81 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini