News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi JK

Menkeu: APBN-P Disetujui Rupiah Akan Menguat

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan perkasa ketika Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara- Perubahan (APBN-P) 2015 sudah disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Kita bisa menggolkan APBN-P yang dengan postur jauh lebih baik, ini akan punya sinyal sendiri ke market," kata Bambang, Jakarta, akhir pekan ini.

Dengan postur APBN-P 2015, maka pemerintah akan lebih leluasa dalam mengembangkan berbagai proyek infrastruktur yang memang saat ini sedang digenjot oleh pemerintah. Sebab, dana infrastruktur akan lebih banyak karena dana subsidi enegi telah dikurangi.

Tercatat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari kemarin, Jumat (12/12/2014) berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, mengalami pelemahan di posisi Rp 12.432, padahal pada hari sebelumnya masih di level Rp 12.336 per dolar AS.

Menurut Bambang, penguatan dolar AS disebabkan para investor yang bermain di pasar uang sudah memperkirakan pelemahan rupiah akan terjadi, seiring rencana Bank Sentral Amerika (The Fed) akan menaikan suku bunga acuannya pada tahun depan.

"Mereka (investor) sudah menghitungnya dari awal. Tapi seberapa besar kenaikan suku bunga dan kapannya kita enggak tahu," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini