News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi JK

Menteri Pertanian Cari Sapi yang Tidak Perawan

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNNEWS.COM, SUKOHARJO - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan untuk memproduksi sapi di dalam negeri, dibutuhkan sapi betina yang banyak.

Hal yang diperlukan mengembang biakan sapi tersebut.

Amran menyebutkan bahwa Institut Pertanian Bogor (IPB) sudah bisa membuat semen beku untuk disuntikan ke sapi, sehingga bisa menghasilkan sapi kualitas yang baik dan banyak. Namun Amran mengingatkan sapi yang bisa disuntikan semen beku, harus sapi yang sudah tidak perawan.

"Jangan yang sapi perawan, karena disuntikan semen beku induknya mati. Cari sapi yang sudah melahirkan minimal dua kali," ujar Amran di desa Dalangan, Sukoharjo, Selasa (27/1/2015).

Amran memaparkan selama ini IPB sudah mengekspor sperma beku, diekspor ke Amerika, Jepang, dan Eropa. Ironisnya semen beku yang menjadi sapi, diimpor kembali ke Indonesia.

"Setelah jadi sapi baru diimpor ke dalam negeri. Ini salah," ungkap Amran.

Amran pun menegaskan akan membatasi impor sapi betina sebanyak 1 juta ton. Sedangkan 2 juta ton sapi harus diproduksi di dalam negeri, mengingat kebutuhan konsumsi sapi adalah 3 juta ton.

"Saya mau impor sapi hanya 1 juta ton, 2 juta ton kita produksi di dalam negeri," kata Amran.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini