News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Disuruh Bangun 36 Ribu Rumah, Perumnas Minta Tambahan Rp 2 Triliun

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi: Bangunan rumah susun yang terletak di kawasan 23 ilir Palembang, Sabtu (2/5/2015). Rencananya Pemerintah kota Palembang dan Perumnas akan membangun apartemen minimalis di kawasan rumah susun ini sebanyak 20 tingkat atau sekitar 6.000 unit pada akhir tahun 2015 mendatang (TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Perumnas masuk ke dalam program pembangunan satu juta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. Dalam pelaksanaannya, Perumnas diperintahkan membangun 36 ribu rumah murah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama Perum Perumnas, Himawan Arief Sugoto, memaparkan pembangunan rumah murah dari Perumnas sudah mencapai 20 ribu. Untuk menambah pembangunannya, Arief mengaku butuh tambahan dana Rp 2 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Kita sudah mengajukan meminta PMN tambahan Rp 2 triliun," ujar Himawan di kantor Kementerian BUMN, Senin (27/7/2015).

Dengan anggaran yang ada saat ini, Perumnas mengaku kesulitan membangun rumah murah."Kementerian PU-Pera dan Wapres minta Perumnas bangun 36 ribu, cuma bensinnya sedikit," ungkap Himawan.

Himawan memaparkan Perumnas sedang mencari aset tanah milik BUMN yang bisa dialihfungsikan untuk pengembangan rumah murah. Hal tersebut untuk mencari solusi akibat kekurangan anggaran Perumnas.

"Anggaran sebagian beli tanah dan modal pembangunan, anggaran berkurang, jadi mencari aset milik BUMN," ungkap Himawan.

Himawan menambahkan dalam pembangunan satu juta rumah murah, Perumnas juga sudah bekerjasama dengan banyak pemerintah daerah yang sudah memiliki lahan kosong untuk pembangunan.

"Sekarang sudah kerjasama pemerintah daerah Sumatra Utara dua lokasi, terus ada Nias, Medan, Batam, dan Bengkulu," papar Himawan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini