News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Investor Pilih Transaksi Saham Jangka Pendek

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Y Gustaman
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PAPAN PERGERAKAN SAHAM - Masyarakat berada di papan pergerakan saham perusahaan sekuritas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2015). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk menutup pekan. Data RTI menunjukkan indeks terkoreksi tajam 2,39% atau 105,9 poin ke level terendah 4.335,9 pukul 16.15 WIB. Tercatat 234 saham bergerak turun, 59 saham bergerak naik, dan 63 saham stagnan. Perdagangan hari ini melibatkan 5,2 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,8 triliun. Warta Kota/henry lopulalan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketidakpastian pasar modal dalam negeri membuat investor enggan berinvestasi jangka panjang dan lebih memilih mentraksaksikan sahamnya dalam jangka pendek.

Alex Marco, seorang investor saham di pasar modal Indonesia mengatakan, bermain jangka pendek itu artinya ketika saham sudah untung sedikit maka langsung dijual, dibandingkan menahan saham yang belum tentu kapan akan naik kembali.

"Untung sedikit dilepas, pasarnya juga kan enggak jelas sekarang. Jadi bisa beli pagi, sore sudah untung langsung dijual," ungkap Alex kepada Tribunnews.com di Jakarta, Rabu (‎26/8/2015).

Menurut Alex, nilai transaksi saham saat ini diturunkan guna menghindari kerugian. Sebelumnya, membeli saham bisa mencapai Rp 500 juta per hari dan sekarang hanya di kisaran Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.

"Pemilihan sahamnya juga jangan yang kurang bagus, saham-saham unggulan aja yang dibeli karena melihat perusahaannya yang kuat," beber Alex.

Di perdagangan hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama ditutup melemah 28,80 poin atau 0,68 persen menjadi 4.199,70.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini