News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gejolak Rupiah

Rupiah Tembus 14.300, Menkeu Salahkan Spekulan

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas memperlihatkan pecahan dolar AS yang akan ditukarkan di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Kawasan Blok M, Jakarta, Senin (24/8/2015). Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka di kisaran Rp 14.006 dan sempat mencapai posisi tertinggi pada level Rp 14.017 karena imbas dari perang mata uang (currency wars). (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyebut terpuruknya nilai tukar mata uang garuda di awal perdagangan hari ini, Selasa (8/9/2015) yang tembus 14.300 per dollar AS akibat ulah para spekulan.

Bambang menuturkan, turunnya angka pengangguran di Amerika Serikat (AS) telah membuat banyak pihak berspekulasi bahwa bank sentral AS (Federal Reserve) segera akan mengerek suku bunga acuannya.

“Meskipun kemarin di pertemuan G20 belum seperti itu bunyinya (mau naikkan suku bunga acuan). Jadi (hari) ini benar-benar pure spekulasi,” kata Bambang ditemui di gedung DPR RI, Jakarta, Selasa sore.

Sebelumnya diberitakan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal perdagangan di pasar spot, Selasa (8/9/2015), semakin terpuruk, bahkan sempat menembus level 14.300. Pukul 08.35 WIB, mata uang garuda melorot ke posisi Rp 14.304 per dollar AS, setelah dibuka di level 14.263,6. Kemarin, rupiah ditutup melemah pada 14.266.

Sementara sore ini, data Bloomberg menunjukkan rupiah pukul 15.00 WIB berada di posisi 14.272.(Estu Suryowati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini