News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mobil Sejuta Umat tetap Melaju

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Operational Manager Honda Bandung Center, Junianto Naibaho memperkenalkan New Honda Mobilio pada acara peluncuran produk tersebut di Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (20/1/2016). Mobil terbaru ini tampil dengan perubahan pada desain interior yang lebih modern dengan perubahan pada dasbor panel, desain meter cluster yang dilengkapi multi information display, digital A/C, dan sistem audio yang canggih. Harga ditawarkan antara Rp 180.500.000 - Rp 234.500.000. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bisa dibilang kendaraan roda empat sudah menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat perkotaan. Belum lagi jika memiliki keluarga besar, mobil berdaya tampung jumbo menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

Maka itu, salah satu mobil yang jadi pilihan adalah mobil berpenumpang kecil alias low multi purpose vehicle (low MPV) yang bisa muat tujuh penumpang. Saking banyak peminat, mobil low MPV kerap disebut sebagai ‘mobil sejuta umat’.

Cukup beralasan, selain penjualannya yang besar, harga mobil ini terbilang lebih terjangkau bagi sebagian kalangan. Maklum, mobil ini berbeda dengan mobil sport utility vehicle (SUV) dan sedan yang dikenakan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 30 persen. Mobil low MPV hanya dikenakan tarif PPnBM sebesar 10 persen.

Dari beberapa faktor itulah, mobil low MPV menjadi pilihan utama konsumen di Indonesia. Merujuk data Gabungan industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), periode Januari–Februari 2016, penjualan low MPV tercatat 38.678 unit atau 22 persen dari total penjualan mobil nasional.

Toyota Avanza mencatat penjualan tertinggi 18.242 unit pada periode Januari–Februari 2016. Adapun posisi kedua kini ditempati Honda Mobilio dengan penjualan 6.723 unit.

Sementara Suzuki Ertiga menempati posisi ketiga dengan penjualan 6.380 unit dan Daihatsu Xenia di posisi keempat dengan penjualan 5.546 unit.

Dari empat merek low MPV populer tersebut, Honda Mobilio tercatat sebagai merek paling agresif. Bahkan, Honda Mobilio kini menempati posisi dua besar yang lama ditempati Daihatsu Xenia.

Jonfis Fandy, Direktur Marketing & Aftersales Service Honda Prospect Motor (HPM) bilang, penjualan Honda Mobilio Februari 2016 tercatat 3.825 unit, naik 17,6 persen ketimbang penjualan Februari 2015 sebanyak 3.250 unit. "Pangsa pasar Mobilio naik jadi 17 persen di segmen low MPV," kata Jonfis, Jumat (25/3).

Mengekor penjualan Mobilio, Suzuki Ertiga menguasai 14 persen pasar low MPV. Sampai akhir tahun, Ertiga membidik pangsa pasar 15 persen. "Bulan Januari kami sempat kuasai 17,2 persen market share, namun turun di Februari," kata Davy J. Tuilan, Deputy Managing Director Sales & Marketing 4W and Outboard Motor (OBM) PT Suzuki Indomobil Sales,

Adapun Toyota Avanza masih percaya diri memimpin pasar low MPV. Henry Tanoto, Vice President Director PT Toyota-Astra Motor bilang, Avanza juga bisa memboyong penghargaan.

"Terpilihnya Avanza dalam Top Brand Award 2016 menjadi bukti produk kami jadi pilihan utama konsumen di segmennya," kata Henry.

Ada pendatang baru

Persaingan pangsa pasar low MPV bakal kian ramai. Sebab, ada dua produsen mobil lainnya yang bersiap memproduksi low MPV. Mereka adalah Mitsubishi asal Jepang, dan Wuling asal China.

Imam Choeru Cahya, Head of MMC Sales Group PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) yang juga agen pemegang merek (APM) Mitsubishi bilang, pihaknya akan memproduksi low MPV tahun 2017. "Saat ini kami bangun pabrik low MPV yang progresnya sudah 74 persen ," kata Imam.

Begitu pula dengan Wuling, yang juga sedang melakukan pembangunan pabrik mobil low MPV. Dalam rencana, Wuling akan memproduksi mobil low MPV tahun 2017 mendatang. (Emir Yanwardhana)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini