News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menteri Perindustrian Protes Bunga Bank Masih Tinggi

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Perindustrian Saleh Husin memberikan keterangan kepada wartawan media cetak dan elektronik seusai Konferensi Pers Bersama 4 Menteri: SVLK Mengantar Indonesia Capai FLEGT License Pertama di Dunia di Jakarta, 12 Mei 2016. Menperin mengatakan, diharapkan dengan diterimanya skema SVLK dengan menggunakan Dokumen V-Legal sebagai dokumen eksportasi produk kayu ke pasar internasional khususnya Uni Eropa, dapat meningkatkan akses pasar sehingga akan meningkatkan nilai ekspor produk hilir pengolahan kayu Indonesia.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Saleh Husin menilai suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) masih sangat tinggi.

Menurut Saleh, dengan level BI Rate di angka 6,75 persen masih menyulitkan pengusaha di sektor industri.

"Bunga bank kalau dibanding tetangga masih termasuk tinggi," ujar Saleh di Rakernas Kamar Dagang dan Industri Indonesia, di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Saleh memaparkan pihak Bank Indonesia harus bisa mendengar aspirasi pengusaha.

Melalui bunga rendah, Saleh yakin pengusaha lebih terangsang untuk meningkatkan bisnisnya dan mendorong daya saing menghadapi investor asing.

"Rate ini yang harus koordinasi dengan Bank Indonesia," kata Saleh.

Saleh pun menyayangkan akibat suku bunga yang tinggi dari perbankan, banyak pengusaha mencari suntikan modal dari bank di luar negeri. Karena Saleh mengakui bunga bank di negara lain lebih kompetitif.

"Agar pelaku usaha cari modal di dalam negeri tidak di luar dengan bunga yang bersaing," papar Saleh.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini