News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gejolak Rupiah

The Fed Dongkrak Suku Bunga, Rosan Prediksi Rupiah Tembus Rp 14.000

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan tertekan dalam hingga Rp 14.000 per dolar AS setelah The Fed menaikkan suku bunganya.

"‎Kemungkinan besar rupiah melemah, kalau bicara dengan orang luar negeri, mereka tidak heran kalau dolar AS ke rupiah sampai di level Rp 14.000 per dolar AS," ujar Rosan di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Menurut Rosan, ‎Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) diperkirakan akan menaikkan suku bunganya sebanyak tiga hingga lima kali dengan kisaran masing-masing 0,25 persen sekali naik.

"Jadi bisa kenaikan antara 75 basis poin hingga 150 basis poin pada tahun ini," tutur Rosan.

‎Dengan kenaikan suku bunga The Fed, Rosan melihat investor asing yang telah menanamkan investasinya di negara berkembang, termasuk Indonesia akan kembali ke negeri Paman Sam.

"Uang akan kembali ke Amerika Seriktar dan terjadi penguatan dolar AS, yang akhirnya rupiah melemah," papar Rosan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini