News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sekjen Asosiasi Serikat Pekerja Sebut Ada PHK Massal di 2 Perusahaan Seluler

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal berhembus kencang di lingkungan penyedia layanan telekomunikasi, seperti di Indosat dan XL. Salah satu alasannya adalah banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang membanjiri lingkungan pekerjaan di dalamnya.

Sabda Pranawa Jati, Sekjen Asosiasi Serikat Pekerja mengaku, saat ini sebanyak 40 orang pekerja akan di-PHK untuk saat ini dan kurang lebih 300 pegawai lainnya sedang dalam proses selanjutnya.

"Betul di Indosat dan di XL Axiata sedang ada ancaman PHK massal dengan jenis pekerjaan yang jadi target PHK adalah bagian IT & Network," terangnya kepada Kontan.co.id, Minggu (1/10).

Sabda menambahkan, keberadaan TKA di dalam lingkungan pekerjaan saat ini semakin banyak dan di beberapa fungsi sudah masuk hingga level manager.

Untuk sektor telekomunikasi, di Indosat Ooredoo dan XL Axiata, Sabda mengaku banyak didominasi oleh TKA asal India.

"Kecenderungan TKA yang bekerja di Indonesia untuk membawa dan merekomendasi teman sebangsanya," tambahnya.

Baca: Masih Ada Celah Hukum Seret Lagi Setya Novanto Jadi Tersangka

Baca: Prabowo Bantah Instruksikan Kader Gerindra Mobilisasi Isu PKI

Selain itu, sebagai pegawai lokal, pihaknya merasa bahwa profesionalisme yang ditunjukkan tidak seperti yang digembar-gemborkan, seperti lack of culture dan kebijakan lokal yang menimbulkan gesekan dan inefisiensi operasional yang berdampak pada bisnis.

Salah satunya ada pada sektor upah yang dinilai Sabda bahwa TKA dengan jabatan dan job load yang sama mendapatkan upah yang lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja lokal.

"Ada indikasi pengabaian RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) yang dipersyaratkan UU Ketenagakerjaan sehingga dibuat saat ada keinginan merekrut expat," tambah Sabda.

Jumlah pekerja tetap (PKWTT) Indosat sekitar 3.400 orang dan pegawai kontrak (PKWT) sebanyak 7.000 orang.

Dibantah

Menanggapi isu tersebut, Deva Rachman selaku Head of Corporate Communication Indosat mengaku tidak ada PHK massal seperti yang ramai diisukan saat dikonfirmasi oleh Kontan lewat pesan singkat.

"Saat ini tidak ada PHK masal," tegasnya.

Deva menambahkan, isu seperti PHK massal merupakan hal yang lumrah jika muncul di lingkungan korporasi. Terkait rencana efisieni pegawai, Deva juga belum mau berbicara banyak.

"Rencana bisnis perusahaan akan kami update sesuai dengan pelaksanaan," pungkasnya.

Reporter: Tantyo Prasetya 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini