News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Serahkan DIPA APBN 2018, Jokowi Minta Perbaiki Kualitas dan Jangan Ulangi Kesalahan

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden RI Joko Widodo melambaikan tangan saat naik bus Persib seusai meresmikan Jalan Tol Soroja (Soreang - Pasir Koja) di Gerbang Tol Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (4/12/2017). Dengan dibukanya Tol Soroja sepanjang 10,57 km, waktu tempuh Bandung - Soreang yang biasanya ditempuh 1,5 jam dapat dipangkas hingga jadi 12 menit. Tol dengan nilai investasi Rp l,765 triliun itu terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi (Purwakarta - Cileunyi) melalui persimpangan di KM 132. ((TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN))

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Presiden Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 kepada semua kementerian/lembaga dan gubernur se Indonesia di Istana Bogor, Rabu (6/12/2017).

Penyerahan DIPA tersebut dilakukan sebelum tahun berjalan dimulai, guna mempercepat penyerapan anggaran oleh kementerian/lembaga dan daerah pada 2018.

"Tahun 2018 belanja negara mencapai Rp 2.2207,1 triliun, ini angka yang sangat besar, oleh sebab itu harus kita jaga bersama-sama, baik dari sisi perencanaan, baik dari pengangguran, maupun nantinya dalam implementasi pelaksanaannya," tutur Jokowi.

Jokowi meminta, perbaikan kualitas harus dijalankan semua kementerian/lembaga dan daerah dengan mempelajari persoalan-persoalan yang lalu, agar tidak terulang lagi kesalahan pernah terjadi.

"Sangat kebangetan sekali kalau kita sudah tahu, kalau itu keliru, kalau itu salah, masih kita ulang-ulang," ujar ‎Jokowi.

Diketahui belanja negara dalam APBN 2018 mencapai Rp 2.220,7 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat yang dialokasikan kementerian/lembaga sebesar Rp 847,4 triliun dan non kementerian/lembaga senilai Rp 607,1 triliun.

Kemudian, transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 766,2 triliun diarahkan untuk meningkatkan jumlah dan mutu pelayanan publik di daerah, menciptakan kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan mengurangi ketimpangan antar daerah.

Selain menyerahkan DIPA, Jokowi juga menyerahkan Anugerah Dana Rakca kepada Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Badung, Kabupaten Banyuwangi, ‎Kabupaten Karanganyar, Kota Depok, Kota Semarang, dan Kota Surabaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini