News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

BRI Pandang GO-JEK Bukan Ancaman Bank tapi Bisa Jadi Partner

Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Aktivitas dealing room di kantor pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI), Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013). Untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2013, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 12 triliun dari lelang lima seri obligasi atau surat utang negara (SUN) yang diadakan pada 10 September lalu. Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, menyebutkan penawaran yang masuk dalam lelang tersebut mencapai Rp 32,64 triliun. Jumlah dimenangkan sebesar Rp 12 triliun itu lebih besar dari jumlah indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 8 triliun. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PwC Indonesia merilis riset mengenai digital banking di Indonesia 2018. Dalam riset ini disebut ada beberapa perusahaan teknologi yang dipandang sebagai kompetitor bank di Indonesia.

Dalam riset ini disebut ada 10 perusahaan teknologi yang dipandang sebagai ancaman bankir. Dari 10 perusahaan ini, 5 perusahaan berasal dari Indonesia.

Dari 10 perusahaan teknologi ini, bankir paling mengkawatirkan Gojek sebagai penantang utama ke depan yaitu sebesar 72%. Setelah itu, Alibaba yang dikawatirkan sebanyak 62% bankir.

Indra Utoyo, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi BRI bilang tidak melihat perusahaan rintisan tersebut sebagai ancaman.

"Tetapi kami melihat startup bisa menjadi partner yang dapat membantu meningkatkan akselerasi inklusi finansial di Indonesia," kata Indra, Selasa (10/7).

Menurut Indra, saat ini, BRI fokus dalam hal platform infrastruktur pembayaran dan menjadi enabler startup.

Hal ini memungkinkan perusahaan rintisan tersebut masuk menjadi penengah dan platfom di tengah nasabah dan startup.

Baca: Grab Tawarkan Paket Data Murah, GO-JEK: Inisiatif Kami Jadi Referensi

Saat ini BRI juga terus mempelajari interaksi antara nasabah dan startup untuk menciptakan layanan bank secara lebih kontekstual.

Secara umum, memang ada beberapa bank yang melihat Gojek, Grab, Tokepedia sebagai ancaman. Karena saat ini startup tersebut sudah mengusai ekosistem digital.

Pengguna menggunakan layanan startup tersebut setiap hari karena penggunaan yang mudah sehingga tingkat adopsi produk startup tersebut juga relatif tinggi.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul BRI tak pandang perusahaan fintech sebagai ancaman

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini