News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bank Indonesia: Proyek Infrastruktur Sumbang Defisit Neraca Transaksi Berjalan 6 Miliar Dolar

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla untuk fokus membangun infrastruktur bukan tanpa ongkos.

Bank Indonesia mencatat, proyek-proyek infrastruktur yang membutuhkan bahan impor, menjadi salah satu penyebab defisit neraca transaksi berjalan atau current account deficit tahun 2018.

Dalam hitungan kasar BI ada impor untuk kebutuhan proyek infrastruktur nilainya mencapai US$ 6 miliar.

Total defisit neraca transaksi berjalan tahun lalu mencapai US$ 31 miliar, atau sekitar 3,57% dari produk domestik bruto Indonesia (PDB).

Baca: Faisal Basri Ingatkan Risiko Besarnya Pembiayaan Anggaran dari Penerbitan Surat Utang

"Kalau dikurangi impor untuk infrastruktur itu sebenarnya current account deficit bisa tercapai 2,5% dari PDB," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara dalam diskusi panel Sinergi untuk Ketahanan dan Pertumbuhan, dalam rangka peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia 2018 Rabu 27/3) di Jakarta.

Namun, Mirza menegaskan impor untuk proyek infrastruktur ini dibutuhkan oleh Indonesia. Sebab menjadi capital good bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Menanggapi kondisi ini, mantan Gubernur BI Syahril Sabirin menyarankan agar Bank Indonesia membuat kajian khusus agar bisa menakar berapa besar manfaat proyek infrastruktur ini bagi perekonomian Indonesia secara global.

"Agar terlihat berapa besar dampak setiap Rp 1 dana yang dikeluarkan untuk proyek infrastruktur ini terhadap ekonomi Indonesia," katanya.

Reporter: Benedicta Prima, Syamsul Ashar

Artikel ini tayang di Kontan dengan judul  BI: Proyek infrastruktur sumbang defisit neraca transaksi berjalan US$ 6 miliar

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini