News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Serangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak dan Emas

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi kilang minyak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iran balas dendam dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Irak, Rabu (8/1) pagi.

Kisruh kedua negara tersebut membuat harga emas sempat tembus US$ 1.611 per ons troi dan harga minyak juga tembus US$ 65,61 per barel.

Presiden Commissioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, perang AS dan Iran bisa membuat harga kedua komoditas tersebut makin naik.

Baca: Atas Nama AS, Sutradara Michael Moore Minta Maaf kepada Iran soal Tewasnya Qasem Soleimani

Baca: Serangan Rudal Iran ke Pangkalan Militer AS Dibalas Donald Trump dengan Cuitan di Twitter

Harga emas yang terus naik, membuat investasi emas sebagai aset safe haven jadi makin menguntungkan.

"Dampak kenaikan harga minyak pada Indonesia di satu sisi bisa membawa pengaruh ke pasar modal dan rupiah untuk bergerak sedikit melemah," kata Sutopo.

Selain itu kenaikan harga minyak juga bisa mempengaruhi harga BBM dalam negeri ikut naik.

Namun, Sutopo tidak begitu khawatir, menurutnya langkah pemerintah yang sudah mulai menggunakan B20 dan B30 bisa meredam sedikit kemungkinan naiknya harga BBM.

Berita Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: Serangan Iran mengangkat harga minyak dan emas

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini