News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Luhut: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi Ketiga se-Asia

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di acara peresmian ground breaking pembangunan Bandara Internasional Kediri di Kediri, Jawa Timur, secara virtual, Rabu 15 April 2020.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pertumbuhan perekonomian Indonesia masih menempati posisi tertinggi ketiga se-Asia.

Luhut menyatakan hal tersebut menanggapi seberapa besar pengaruh pandemi Covid-19 saat Bincang Khusus bersama RRI di Jakarta, Minggu (10/9/2020).

"Sumber dari institusi ekonomi dunia bahwa Indonesia masih cukup baik. Kita dikategorikan pertumbuhan ekonomi ketiga  yakni 0,5 persen, India 1 koma sekian persen, dan China dua persen atau berapa," kata Luhut.

Dia tidak menyebut lembaga mana yang menghimpun data pertumbuhan ekonomi tersebut.

Memasuki triwulan kedua 2020, Luhut menaruh harapan pertumbuhan ekonomi RI tidak turun menjadi minus.

Baca: Unboxing Samsung Galaxy A31, Partner Seru untuk Bikin Konten-konten Live

"Kita berharap bisa tumbuh 1 atau 2 koma berapa persen," tuturnya.Luhut juga meminta masyarakat Indonesia mendukung imbauan dari pemerintah agar pandemi Covid-19 ini bisa cepat selasai.

Baca: Hikmah Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Bisa 24 Jam Full Jalani Peran Istri dan Juga Ibu

Menurutnya, pemerintah akan bekerja semaksimal mungkin menuntaskan persoalan masalah dampak virus corona hingga tuntas.

"Pemerintah tidak akan membohongi rakyatnya. Intinya, kita harus disiplin karena kalau tidak apapun yang kita buat tidak akan jadi juga," tutur Luhut.

Baca: Asyik, Mulai 8 Mei 2020 Citilink Kembali Terbangi Rute-rute Domestik

Perlu diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal pertama yakni hanya mencapai 2,97 persen. 

Angka tersebut turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar 5,07 persen.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini