News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

IHSG Dibikin Deg-degan Menjelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi, Cermati Saham Ini

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan besok diperkirakan akan bergerak melemah di kisaran level 4.821 hingga 5.188.

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, IHSG masih berpotensi mengalami tekanan atau deg-degan jelang rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II pada 5 Agustus.

"Pola gerak IHSG terlihat sedang berada dalam tekanan," ujarnya, Senin (3/8/2020).

Menurut William, cemasnya IHSG ini diakibatkan sentimen negatif dari jelang data pertumbuhan ekonomi yang disinyalir melemah.

Sementara, lanjutnya, arus modal keluar atau capital outflow yang masih terjadi secara tahun kalender juga turut memberikan sentimen negatif terhadap pergerakan IHSG.

Baca: Kekhawatiran Terhadap Resesi Global Bikin IHSG Sore Ini Terperosok 2,78 Persen

"Jika terjadi koreksi wajar, para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian," pungkasnya.

Baca: Riset Danareksa: Kepercayaan Masyarakat terhadap Perekonomian Indonesia Makin Melemah

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan besok yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), serta PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Baca: Kepala BPS: Pergerakan Inflasi di Juli 2020 Lemah Sekali karena Daya Beli Merosot

Selain itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini