News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konsumsi Pertalite Melebihi Penjualan Premium, tapi Banyak yang Gagal Paham

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pertamina menyatakan, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke masyarakat saat ini menjadi yang paling besar, mencapai 55 persen dari total BBM yang didistribusikan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite ke masyarakat saat ini menjadi yang paling besar, mencapai 55 persen dari total BBM yang didistribusikan.

Sementara, penyaluran BBM jenis Premium mencapai 30 persen, Pertamax 14 Persen, dan Pertamax Turbo 1 persen.

Vice President Promotion & Marketing Communication PT Pertamina Arifun Dhalia mengatakan, sebelum program Langit Biru diluncurkan, jumlah peminat BBM jenis Premium tinggal sekitar 30 persen.

"Kalah jauh dengan Pertalite yang dikonsumsi total volume-nya itu 55 persen," ujarnya dalam webinar, Rabu (18/11/2020).

Sementara itu, dia menjelaskan, sebenarnya banyak juga yang masih konsumsi Premium adalah pemilik kendaraan yang kurang sadar atau gagal paham.

Baca juga: Pertamina Tak Berani Hapus BBM Premium, Tunggu Keputusan Jokowi

"Mobilnya sudah pakai yang bagus compression ratio-nya bagus, harganya juga mahal, tetapi karena alasan ekonomi maka masih pakai Premium," kata Arifun.

Di sisi lain, program Langit Biru adalah upaya pemerintah melalui Pertamina untuk menekan pemakaian produk BBM dengan research octane number (RON) rendah yang berdampak kurang sehat.

Baca juga: Pakai Pertamax Bikin Mesin Mobil Awet Ketimbang Pertalite, Ini Penjelasan Mekanik

"Kurang sehat, baik untuk lingkungan, untuk mesin, untuk penggunanya atau lingkungan, sehingga yang masih pakai Premium alasannya mesti alasan ekonomi. Jadi, benar juga sih sebenarnya kalau tidak diadakan (Premium) orang akan terdorong untuk pakai Pertalite," pungkas Arifun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini