News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kemenperin: Penjualan Kendaraan Roda Empat Periode Maret-Desember 2021 Tumbuh 113 Persen

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam Jumpa Pers Akhir Tahun 2021 dan Outlook 2022 di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kinerja penjualan produksi kendaraan roda empat pada periode Maret-Desember 2021 meningkat sebesar 113 persen.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengungkapkan, pada periode Maret-Desember 2021 kinerja penjualan produksi kendaraan roda empat mencapai 275 ribu unit.

Baca juga: Kembangkan Kawasan Industri, Kemenperin Ungkap Sebanyak 46 Persen Lahan Telah Terisi

"Jumlah penjualan produksi kendaraan roda empat ini meningkat 113 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020," kata Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (2/2/2022).

Dengan peningkatan jumlah produksi kendaraan roda empat, lanjut Agus, potensi penerimaan negara dari penjualan mobil yang berasal dari bea balik nama (BBN), pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPH) sebesar Rp 42,6 triliun.

Baca juga: Dorong Kualitas SDM, Kemenperin Buka Program Penjaminan Mutu Industri Pangan Berbasis Digital

Selain itu Agus juga menjelaskan, bahwa dari permintaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ditanggung pemerintah di sektor industri mampu menghasilkan penerimaan negara mencapai Rp 36 triliun.

"Jumlah ini terdiri dari sektor industri Rp 29 triliun dan sektor non-industri mencapai Rp 6 triliun," kata Agus.

Kemudian PPnMB ditanggung pemerintah juga mampu memberikan dampak terhadap pembukaan kesempatan kerja baru di sektor industri.

"Saat ini tercatat dampak dari PPnBM ditanggung pemerintah, telah mampu membuka kesempatan kerja baru hingga 175 ribu orang di sektor industri," ucap Agus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini