News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Hamas Vs Israel

Harga Minyak Mentah dan Emas Meroket Imbas Perang Israel Vs Hamas

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Asap akibat serangan udara Israel membubung di Kota Gaza pada Senin, 9 Oktober 2023. Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 4 persen, emas menguat dan dolar AS yang merupakan safe-haven naik tipis terhadap euro pada Senin (9/10/2023).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK – Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari 4 persen, emas menguat dan dolar AS yang merupakan safe-haven naik tipis terhadap euro pada Senin (9/10/2023).

Hal ini karena bentrokan antara Israel dan kelompok militan Hamas, di mana memicu kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat menyebar ke luar Gaza.

Saham-saham Amerika Serikat (AS) juga berakhir lebih tinggi, dengan saham-saham energi naik seiring dengan harga minyak. Indeks energi S&P 500 juga ditutup naik 3,5 persen pada Senin (9/10/2023).

Baca juga: Bantu Israel Hadapi Hamas, Amerika Pasok Lebih Banyak Sistem Pertahanan Udara dan Amunisi

Tak hanya itu, mata uang Shekel Israel tercatat melemah tajam dan membuat dolar AS naik sekitar 3 persen menjadi 3,955 shekel.

“Biasanya kelas aset yang paling sensitif terhadap risiko geopolitik adalah pasar negara berkembang, komoditas dan mata uang, Sesuai dengan bentuknya, kami telah melihat dampak buruk di semua bidang tersebut,” kata Tina Fordham, ahli strategi geopolitik dan pendiri Fordham Global Foresight seraya menambahkan perang di Timur Tengah bersifat inflasioner.

Konflik di Timur Tengah juga membuat saham pasar negara berkembang kehilangan 0,20 persen nilainya, sementara permintaan emas sebagai safe-haven meningkat 1,6 persen menjadi 1.860 dolar AS per ounce.

Di sisi lain, saham-saham maskapai penerbangan AS seperti United Airlines, Delta Air Lines, dan American Airlines ditutup melemah akibat kenaikan harga minyak.

“Pasar saat ini fokus pada upaya diplomasi untuk menjaga Israel tetap fokus pada Hamas dan mengurangi kemungkinan eskalasi. Ada upaya diplomasi global untuk menjaga agar konflik ini tidak meluas ke negara kaya minyak,” kata Quincy Krosby, kepala strategi global LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini