News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga Emas

Harga Emas Antam Hari Ini, 5 Februari 2025: Naik Rp13.000, Jadi Rp1.663.000 Per Gram

Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EMAS ANTAM - Pedagang menata emas Antam di Jakarta, Rabu (17/2/2021). Harga emas hari ini, Rabu (5/2/2025), naik di level Rp1.663.000 per gram-nya. Simak rincian harga emas per gram berikut ini.

TRIBUNNEWS.COMĀ - Harga emas Antam hari ini, RabuĀ (5/2/2025), adalah Rp1.663.000 per gram.

Dikutip dari logammulia.com, harga emas Antam saat ini mengalami kenaikan dari harga sebelumnya, sebanyak Rp13.000 per gram.

Harga buyback emas hari ini juga mengalami kenaikan sebanyak Rp13.000 per gram sehingga jadi Rp1.514.000 per gram.

Harga buyback emas Antam adalah harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.

Perlu diketahui, perhitungan harga emas tersebut hanya berlaku di kantor pelayanan Antam Pulo Gadung, Jakarta.

Gerai penjualan emas Antam lainnya bisa jadi mematok harga berbeda.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, 4 Februari 2025: Naik Drastis Rp29.000, Jadi Rp1.650.000 Per Gram

Harga emas pada hari ini, Rabu (5/2/2025), dalam berbagai pecahan:

  • Harga emas batangan 0,5 gram: Rp881.500
  • Harga emas batangan 1 gram: Rp1.663.000
  • Harga emas batangan 2 gram: Rp3.266.000
  • Harga emas batangan 3 gram: Rp4.874.000
  • Harga emas batangan 5 gram: Rp8.090.000
  • Harga emas batangan 10 gram: Rp16.125.000
  • Harga emas batangan 25 gram: Rp40.187.000
  • Harga emas batangan 50 gram: Rp80.295.000
  • Harga emas batangan 100 gram: Rp160.512.000
  • Harga emas batangan 250 gram: Rp401.015.000
  • Harga emas batangan 500 gram: Rp801.820.000
  • Harga emas batangan 1.000 gram: Rp1.603.600.000

*Harga emas menurut laman logammulia.com, dapat berubah sewaktu-waktu.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini