News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Badai PHK

PT Sanken Cikarang Barat Dikabarkan Bakal Tutup, Nasib Karyawan Terancam

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BADAI PHK- PT Sanken di kawasan MM2100 Cikarang Barat dikabarkan akan menutup operasionalnya.Berdasarkan rekaman video, terjadi permasalahan yang belum selesai antara perusahaan dan karyawan PT Sanken, karyawan menuntut kompensasi pesangon, Rabu (19/2/2025).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beredar video menarasikan PT Sanken di kawasan MM2100 Cikarang Barat akan menutup operasionalnya. Video tersebut diunggah dalam akun media sosial Instagram @publikcikarang.

"Agak kaget denger kabar PT Sanken mau tutup," tulis akun @publikcikarang, Rabu (19/2/2025).

Akun tersebut juga menarasikan bahwa bagaimana nasib karyawan yang masih ingin bekerja di perusahaan PT Sanken. Terlebih sebagai ladang mencari nafkah.

Baca juga: Prabowo Terbitkan Aturan Buruh PHK Dapat Upah 60 Persen Selama 6 Bulan, KSPSI: Alhamdulillah

"Langsung terpikir bagaimana nasib dan perasaan para karyawannya yang tentu saja sesungguhnya masih menginginkan perusahaannya, sebagai nyari nafkah akan bisa terus eksis. Tapi apa mau dikata jika harus demikian yang terjadi," tulisnya.

Berdasarkan rekaman video, terjadi permasalahan yang belum selesai antara perusahaan dan karyawan PT Sanken. Karyawan menuntut kompensasi pesangon diselesaikan dengan jelas.

"Hari ini ada permasalah yang belum clear di perusahaan Di belakang ini. Ya kita doakan kita berharap mudah-mudahan terjadi titik temu ya, antara harapan dari karyawan sesuai dengan manajemen," kutip keterangan dalam video.

"Karena biar bagaimana selama ini karyawan sudah membangun perusahaan ini dengan baik ya, jadi harapannya tuntutan dari penyelesaian permasalahan ya ini adanya kompensasi pesangon, karena informasinya perusahaan ini mau tutup sehingga semuanya bisa mendapat titik temu,".

Sebagai informasi Tribunnews telah mengonfirmasi kepada pihak PT Sanken melalui kontak yang tertera di website resmi Sanken. Namun, hingga berita ini ditayangkan, belum ada respons yang diterima.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini