News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menko Pangan: Pemerintah Perketat Pengawasan Distribusi Gula Rafinasi

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GULA RAFINASI — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menggelar rapat membahas mengenai distribusi Gula Kristal Rafinasi. Zulhas menegaskan, bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, pemerintah akan memperkuat pengawasan terhadap distribusi Gula Kristal Rafinasi (GKR).

Zulhas berujar, hal ini dilakukan agar tidak bocor ke pasar konsumsi rumah tangga. Zulhas memastikan bahwa GKR hanya digunakan sesuai peruntukan industri, sementara kebutuhan masyarakat dipenuhi dari gula produksi petani.

Baca juga: Anggota Komisi VI DPR Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Gula & Tindak Tegas Mafia Gula Rafinasi

“Kami melakukan evaluasi menyeluruh bersama kementerian/lembaga serta aparat terkait, menindaklanjuti isu GKR rembes ke pasar,” ujar Zulhas di Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Zulhas berujar, selain pengawasan, pemerintah juga mempercepat penyerapan gula lokal melalui kemitraan dengan industri dan penugasan BUMN pangan. Harga acuan ditetapkan agar petani mendapatkan keuntungan, sekaligus menjaga daya saing industri.

“Kami ingin memastikan petani tebu mendapatkan kepastian pasar dan harga yang adil. Gula petani sudah diserap, dan kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran proses ini,” tambahnya.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Gula Rafinasi, Dibawa Tom Lembong ke Persidangan, Benarkan Berbahaya?

Zulhas menegaskan, Kemenko Pangan bersama pemerintah daerah dan pelaku industri terus memantau rantai pasok gula agar berjalan lebih efisien dan stabil.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan barang, tapi juga keberlanjutan dan keadilan. Tugas pemerintah adalah memastikan semua pihak merasakan manfaat dari kebijakan yang dijalankan,” tutur Zulhas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini