Ringkasan Berita:
- Pedagang di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, mengeluhkan kondisi pasar yang sepi pembeli kepada Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
- Harga daging sapi saat ini dibanderol Rp 150 ribu per kilogram, setelah mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedagang daging di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, mengeluhkan kondisi pasar yang sepi pembeli kepada Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Ia mengungkapkan harga daging sapi saat ini dibanderol Rp 150 ribu per kilogram, setelah mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu.
Menanggapi keluhan itu, Rizal memastikan akan berupaya menjaga dan menstabilkan harga pangan, khususnya menjelang akhir tahun.
"Nanti kita atur turun [harganya]. Tahun baru harus turun," kata Rizal.
Mendengar pernyataan tersebut, pedagang itu mengangguk mengiyakan. Dia sempat mengeluhkan kondisi pasar yang dinilainya semakin sepi pembeli.
Saat Rizal mulai meninggalkan kiosnya, pedagang tersebut sempat berujar dengan nada cukup nyaring, “Yang belanja yang kurang.” Purnawirawan TNI itu pun mendengar dan menampung keluhan pedagang tersebut.
Baca juga: Minyakita Dijual di Atas HET di Pasar Wonokromo Surabaya
Dalam kunjungan ini, Rizal turut didampingi oleh Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa.
Mereka bersama rombongan menyambangi sejumlah kios pedagang lain, mulai dari cabai, telur ayam, hingga Minyakita, untuk memantau harga pangan menjelang perayaan Natal.
Rizal dan rombongan juga mendatangi kios pedagang beras.
Baca juga: Pedagang Pasar Rawamangun Pasrah Kepergok Jual Telur di Atas Harga Acuan
Di situ ia mendapati beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dalam kemasan 5 kilogram dengan harga Rp 62.500 atau setara Rp 12.500 per kilogram.
Pedagang beras tersebut mengaku mendapatkan pasokan dari gudang dengan harga Rp 11.500 per kilogram karena adanya tambahan biaya ongkos kirim.
"Lumayan untung itu. Bersyukur. Yang penting harga stabil," kata Rizal. Ia kemudian kembali bertanya apakah beras SPHP tersebut banyak diminati pembeli.
Sempat ada jeda sebelum pedagang tersebut menjawab pertanyaan Rizal.Setelah jeda singkat, pedagang itu tersenyum dan menjawab singkat, “Ada saja yang beli.”
Baca tanpa iklan