News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal dan Tahun Baru 2026

Angkutan Pangan Berbasis Kereta Api Tumbuh Signifikan saat Periode Nataru

Penulis: Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANGKUTAN KERETA - Hingga November 2025, KAI Logistik telah melayani pengangkutan barang dengan total volume mencapai 295.614 ton, meningkat sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 246.186 ton.

Ringkasan Berita:

  • KAI Logistik optimalkan KA Kontainer Reefer untuk distribusi pangan segar saat Nataru.
  • Volume angkutan Januari–November 2025 naik 20 persen jadi 295.614 ton.
  • Sistem pendingin terkontrol jaga mutu dan dukung logistik berkelanjutan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Logistik mengoptimalkan layanan KA Kontainer Reefer dalam pengiriman komoditas pangan segar pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengungkapkan, layanan KA Kontainer Reefer menjadi elemen penting untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga di tengah lonjakan permintaan dan tantangan distribusi di akhir tahun,

Hingga November 2025, KAI Logistik telah melayani pengangkutan barang dengan total volume mencapai 295.614 ton, meningkat sekitar 20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 246.186 ton.

"Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis rel, khususnya untuk pengiriman komoditas strategis dan produk dengan kebutuhan penanganan khusus," ujar Aniek dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).

Baca juga: Kemenhub: Pembatasan Angkutan Barang di Libur Nataru Bersifat Dinamis 

Peningkatan kinerja paling signifikan tercatat pada Triwulan IV 2025. Memasuki periode tersebut, pertumbuhan volume angkutan bulanan berada pada kisaran 30–40% dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Secara khusus, pada Oktober dan November 2025, volume angkutan telah menembus angka di atas 33 ribu ton per bulan, didorong oleh meningkatnya kebutuhan distribusi menjelang akhir tahun. 

“Perseroan memproyeksikan peningkatan masih tetap terjadi pada Desember 2025 dengan volume sekitar 34ribu ton. Proyeksi ini didasarkan pada pola peningkatan sejak memasuki Triwulan IV dan melihat tren yang sama pada tahun sebelumnya," paparnya.

"Ini mencerminkan bahwa peningkatan barang perishable seperti produk pangan segar menjadi komoditas strategis khususnya pada periode Natal dan Tahun Baru,” lanjut Aniek. 

Dalam konteks ini, layanan KA Kontainer Reefer KAI Logistik berperan strategis dalam menjaga kualitas distribusi produk seperti daging, ikan, buah, dan sayuran.

Layanan ini dilengkapi dengan sistem pendingin terkontrol yang memastikan suhu produk tetap stabil selama perjalanan, sehingga mutu dan keamanan pangan dapat terjaga dari titik produksi hingga tujuan akhir.

Dalam memastikan kelancaran rantai pasok berpendingin, KAI Logistik juga menyediakan fasilitas depot Plug In Reefer Container di titik strategis seperti Depo Sarwajala, Terminal Kalimas Surabaya, dan Terminal Sungai Lagoa Jakarta.

Fasilitas ini memastikan pasokan listrik bagi kontainer sehingga suhu komoditas tetap stabil hingga siap dikirim ke tujuan akhir.

Lebih lanjut Ia mengatakan, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi dan keberlanjutan.

"Transportasi berbasis rel memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan angkutan darat jarak jauh, sehingga sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam menerapkan prinsip logistik berkelanjutan,” tutur Aniek.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini