News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Natal dan Tahun Baru 2026

Masyarakat Dinilai Puas Atas Kinerja Pertamina Selama Libur Natal 2025

Penulis: Sanusi
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SPBU - Keberhasilan operasional perlu diiringi dengan strategi komunikasi publik yang lebih kuat. Berbagai langkah positif yang telah dilakukan Pertamina perlu disampaikan secara konsisten agar masyarakat mengetahui upaya perbaikan yang tengah berjalan

Ringkasan Berita:

  • Tidak munculnya keluhan berarti dari masyarakat selama libur Natal juga mencerminkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pertamina.
  • Situasi ini layak diapresiasi karena periode libur panjang biasanya diiringi lonjakan konsumsi energi dan peningkatan aktivitas transportasi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai kinerja Pertamina pada masa libur Natal tahun ini patut diapresiasi.

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan serta pemantauan pemberitaan media, ia tidak melihat adanya gangguan signifikan baik dari sisi suplai maupun layanan kepada konsumen, di luar wilayah terdampak bencana.

“Dari pengamatan saya sebagai orang yang berlibur selama Nataru dan pembacaan kondisi di lapangan maupun media, kinerja Pertamina termasuk bagus. Tidak terlihat ada masalah suplai dan layanan, baik BBM maupun elpiji,” ujar Wijayanto saat dihubungi, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Menteri Bahlil: Rata-rata Cadangan BBM Nasional 20 Hari Selama Libur Nataru

Tidak munculnya keluhan berarti dari masyarakat selama libur Natal juga mencerminkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pertamina. Menurut Wijayanto, situasi ini layak diapresiasi karena periode libur panjang biasanya diiringi lonjakan konsumsi energi dan peningkatan aktivitas transportasi.

“Mestinya masyarakat puas. Ini sesuatu yang patut diacungi jempol,” katanya.

Wijayanto menilai capaian tersebut turut berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat kepada Pertamina, khususnya setelah perusahaan menghadapi sejumlah isu dalam beberapa waktu terakhir. Ia mencatat bahwa pasca kasus Pertalite oplosan dan isu persaingan dengan perusahaan energi asing, tidak muncul kembali kasus-kasus besar yang berpotensi menggerus kepercayaan publik.

“Ini menunjukkan Pertamina melakukan perbaikan dalam pengawasan operasionalnya,” ujarnya.

Meski demikian, Wijayanto menekankan bahwa keberhasilan operasional perlu diiringi dengan strategi komunikasi publik yang lebih kuat. Menurutnya, berbagai langkah positif yang telah dilakukan Pertamina perlu disampaikan secara konsisten agar masyarakat mengetahui upaya perbaikan yang tengah berjalan.

“Secara kehumasan, hal baik yang sudah dilaksanakan perlu lebih diangkat ke publik,” tambahnya.

Terkait minimnya keluhan masyarakat, Wijayanto menilai terdapat beberapa faktor pendukung. Selain persiapan Pertamina yang matang, jumlah pemudik pada libur Natal tahun ini yang relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya turut membantu menjaga kelancaran distribusi dan layanan energi.

Wijayanto juga menilai positif berbagai inovasi layanan yang dilakukan Pertamina, seperti pelibatan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) serta penyediaan fasilitas Serambi MyPertamina di sejumlah titik strategis. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan wajah baru Pertamina dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pertamina perlu lebih banyak mendengar suara masyarakat. YLKI merupakan salah satu representasi kepentingan konsumen. Kinerja yang baik saja tidak cukup, Pertamina harus tampil sebagai perusahaan yang berpihak dan dicintai rakyat,” tutup Wijayanto.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini