Ringkasan Berita:
- Emiten industri makanan olahan Win&Co Group memperoleh persetujuan pemegang saham untuk Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III di RUPSLB.
- Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10,67 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan hak setara dengan saham lama.
- Perseroan optimistis dapat mengakselerasi ekspansi lini bisnis utama, termasuk penguatan bisnis kakao olahan dan bahan baku dan akuisisi yang akan dijalankan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Emiten industri makanan olahan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (Win&Co Group) memperoleh persetujuan pemegang saham atas rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat , 17 April 2026.
Persetujuan ini menandai dimulainya fase pertumbuhan baru Perseroan, setelah transformasi operasional yang dijalankan sepanjang 2025 mulai menunjukkan hasil positif, khususnya pada peningkatan kinerja di kuartal IV-2025.
Melalui right issue ini, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 10,67 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham, yang akan memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lama.
Baca juga: IHSG Ambles Usai Pengumuman Terbaru dari MSCI, Saham BBRI Anjlok 4,65 Persen
Perseroan juga akan menerbitkan waran dengan jumlah maksimal 35 persen dari total saham ditempatkan
dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama Win&Co Group, Sugianto Soenario menjelaskan, persetujuan pemegang saham ini mencerminkan keyakinan terhadap arah transformasi bisnis Perseroan serta menjadi landasan untuk mempercepat langkah ekspansi ke depan.
“Persetujuan ini tidak hanya memperkuat keyakinan terhadap strategi yang kami jalankan, tetapi juga menjadi momentum bagi Perseroan untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya secara lebih agresif dan terukur,” ujar Sugianto.
Penjualan Naik 40 Persen
Mengutip Laporan Keuangan Tahun 2025, Win&Co Group mencatatkan kinerja operasional yang menunjukkan tren perbaikan, tercermin dari akselerasi penjualan pada kuartal IV-2025 yang meningkat sekitar 40 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Momentum ini didorong oleh penguatan pada segmen B2B, khususnya pada bisnis kakao olahan dan bahan baku, serta pertumbuhan produk ritel melalui inovasi varian produk berbasis cokelat dan kerja sama strategis yang mulai memberikan kontribusi lebih signifikan terhadap kinerja Perseroan.
Sejalan dengan hal tersebut, prospek industri yang menjadi fokus Perseroan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Pasar kakao dan cokelat global diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 4,9 persen hingga 2034.
Sementara pasar bahan baku kakao di Indonesia diperkirakan tumbuh sekitar 6 persen hingga 2031, didorong oleh peningkatan konsumsi produk berbasis cokelat, ekspansi industri makanan dan minuman, serta tren premiumisasi produk.
Selain itu, Indonesia telah memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama global dengan menjadi produsen olahan kakao terbesar keempat di dunia.
Dalam momentum pertumbuhan ini, Perseroan optimis dapat mengakselerasi ekspansi pada lini bisnis utama, termasuk penguatan sektor kakao olahan dan bahan baku, pengembangan produk konsumen, serta akuisisi strategis untuk memperluas portofolio usaha.
Strategi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Perseroan sebagai salah satu pemain signifikan di industri kakao olahan dan bahan baku, serta meningkatkan daya saing di pasar nasional dan internasional dalam jangka panjang.
Baca tanpa iklan