News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Jubir Penanganan Covid-19 Ingatkan Isolasi Mandiri Bukan Diasingkan, Jangan Dikucilkan

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran virus corona bukan bentuk pengasingan.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk tidak mengucilkan seseorang yang melakukan isolasi diri.

"Karena isolasi ini adalah sifatnya isolasi fisik, bukan isolasi sosial, itu dia yang kemudian dikucilkan kemudian diasingkan tidak seperti itu," ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Menurut Yurianto, isolasi diri merupakan cara efektif untuk mencegah penyebaran virus corona.

Cara ini, menurut Yurianto adalah strategi untuk memisahkan orang yang terjangkit corona dengan masyarakat yang masih sehat.

Baca: Pentingnya Mengedukasi Pasien Corona, Achmad Yurianto: Nanti Bisa Jadi Agent of Change di Masyarakat

Baca: Mudik Saat Pandemi Covid-19 Berisiko, Ini Cara Corona Menulari Para Pemudik

Baca: Tidak Hanya yang Sakit, 3 Kelompok Masyarakat Ini Juga Perlu Isolasi Diri Saat Pandemi Corona

Tim medis menggunakan APD lengkap saat menunjukan ruang isolasi pasien corona di RSU dr Slamet Garut, beberap waktu lalu (KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG) (KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG)

"Ini dalam rangka pisahkan yang sakit dengan masyarakat sekitar yang rentan. Bicara isolasi memisahkan sakit dari masyarakat lain," tutur Yurianto.

Dirinya meminta masyarakat, langsung melakukan isolasi mandiri jika merasakan gejala yang mengarah pada corona.

"Oleh karena itu di dalam kondisi sekarang ini, sebaiknya begitu ada keluhan sudah langsung kita nyatakan bahwa dia sebaiknya melakukan isolasasi diri," pungkas Yurianto.

Seperti diketahui, total kasus positif corona di Indonesia mencapai 2273 kasus. Terjadi penambahan kasus positif sebanyak 180 kasus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini