News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Soal New Normal, Mahfud MD: Nanti Kita Akan On-Off

Penulis: Gita Irawan
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mahfud MD

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan kebijakan New Normal di seluruh daerah di Indonesia nantinya akan tergantung pada tingkat penularan covid-19 di daerah tersebut. 

Ia menegaskan pemerintah menggunakan metode ilmiah untuk mengukur tingkat penularan covid-19 tersebut. 

Hal itu disampaikan Mahfud dalam Webinar dengan Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) bertajuk "Isu-Isu Nasional di Era Covid-19" pada Sabtu (30/5/2020).

"Jadi kita punya scientific ada Rt dan R0 untuk mengukur tingkat penularannya itu. Sehingga nanti kita akan on-off, di daerah ini boleh new normal, di daerah ini ditutup lagi dulu, dan seterusnya," kata Mahfud. 

Baca: Jawab Kritik New Normal Hanya Kedepankan Aspek Ekonomi, Mahfud MD: Kesehatan Nomor Satu

Baca: Antisipasi Terjadinya Gelombang Kedua setelah New Normal Diterapkan, Ini Saran Pakar Epidemiologi

Baca: Pemilik Akun @rumpi.manja.official Tulis Permintaan Maaf ke Syahrini: Saya Sendirian, Saya Ketakutan

Ia menegaskan pemerintah bersungguh-sungguh dalam membuat kebijakan terkait pandemi covid-19.

Mahfud juga menanggapi terkait dengan kritik yang menuding pemerintah ugal-ugalan dan kerap berubah-ubah dalam membuat kebijakan terkait pandemi covid-19.

Menurutnya hal itu karena memang situasi saat pandemi covid-19 yang terus berubah. 

"Kalau seumpama Bapak bisa mengikuti sidang-sidang di pemerintahan setiap hari, bapak pasti percaya kita bersungguh-sungguh. Tapi masyarakat di bawah tidak tahu kita sudah menghitung sampai sedetil itu. Apa, pemerintah ini ugal-ugalan, setiap bikin kebijakan berubah-ubah. Memang setiap hari kita rapat situasinya berubah. Harus mengikuti perkembangan apa yang terjadi dari serangan covid yang memang tidak pernah diduga ini," kata Mahfud. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini