News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Doni Monardo: 30 Persen Warga DKI Merasa Tak Mungkin Terpapar Covid-19

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Drs. H.M. Jusup Kalla dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo menghadiri Peringatan 25 Tahun Pengabdian Alumni Akabri 95 secara virtual, bertempat di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (26/7/2020). Reuni Perak yang mengusung tema Dengan Semangat 25 Tahun Pengabdian Akabri 1995, Kita Mantapkan Solidaritas dan Sinergitas TNI-Polri Dalam Pengabdian kepada Masyarakat dan Negara, dilaksanakan secara virtual dari 45 lokasi yaitu 31 Kabupaten/Kota wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan 14 kota di luar negeri yaitu Singapura, Philipina, Vietnam, China, Korsel, Bangladesh, Pakistan, Iran, Saudi Arabia, Perancis, Italia, Spanyol, Belanda dan Lebanon. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut, bahwa 30 persen warga DKI Jakarta merasa tidak mungkin beresiko atau tidak khawatir terhadap Covid-19.

Data itu didapatkan Doni melalui Balitbangkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu disampaikan Doni dalam webinar bertajuk 'Arah Kebijakan Penanganan Pandemi Covid-19', Rabu (16/9/2020).

"Asa 30 persen warga negara kita di DKI Jakarta yang masih merasa atau tidak khawatir terhadap virus ini. Saya ulangi lagi 30 persen warga DKI yang tidak khawatir terhadap virus Covid-19 ini kemudian dia tidak mungkin resiko," kata Doni.

Lalu, kata Doni, Provinsi Jawa Timur dengan hasil yang menunjukan bahwa 29,20 persen warga tidak mungkin terkena Covid-19.

Baca: Doni Monardo: Jangan Anggap Vaksin Ditemukan, Covid-19 Telah Berakhir

Sedangkan, 4.5 persen warga merasa tidak khawatir terhadap virus Corona.

"Ini yang kita hadapi termasuk Jawa Tengah Jawa Barat dan juga Kalimantan Selatan dan daerah-daerah," ucap Doni.

Kepala BNPB ini pun menyebutkan, data survei tersebut menunjukan apa yang terjadi saat ini dimana angka penyebaran Covid-19 tertinggi terjadi di DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Maka dari itu, Doni menilai, pentingnya meyakinkan masyatakat terhadap bahaya Covid-19 ini.

"Apa yang harus kita lakukan adalah meyakinkan masyarakat bahwa Covid-19 ini nyata kok, ini adalah fakta, ini telah menimbulkan banyak korban yang sangat banyak. Jangan anggap enteng Covid-19 ini," tegas Doni.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini