News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Menko PMK Minta Kepala Daerah Luruskan Niat Saat Tangani Covid-19

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menko PMK Muhadjir Effendy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020)

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pandemi Covid-19 merupakan isu yang seksi.

Ia meminta para kepala daerah untuk meluruskan niat agar tidak tergoda memainkan isu Covid-19.

"Saya tahu Covid ini kan seksi juga. Artinya menarik kan, karena itu bisa saja orang tergoda dengan isu Covid ini. Untuk maaf ya, mungkin ada niat-niat yang kurang lurus begitu," kata Muhadjir dalam talkshow di akun Instagram Warta Ekonomi, Kamis (17/9/2020).

Ia meminta dalam menangani pandemi Covid-19, kepala daerah harus memiliki niat yang lurus.

Baca: Di Masa Pandemi Covid-19 Minyak Kayu Putih Asli Pulau Buru Jadi Primadona

"Ini yang penting niat harus lurus ketika kita mengurus covid, mengurus Indonesia ini. Kalau sampai niatnya sudah bengkok, memang kemudian pasti akan menimbulkan kejutan-kejutan yang tidak perlu itu," kata Muhadjir.

Selain itu, Muhadjir meminta pemimpin daerah mengambil keputusan seusai hasil pemantauan atau monitoring.

Menurutnya, dengan hasil pemantauan langsung, informasi yang didapatkan akan akurat serta aktual.

Sehingga, kebijakan yang diambil tepat.

Baca: Satgas Covid-19: Tidak Perlu Ada Stigma Negatif Kepada Pejabat Publik yang Positif Corona

"Sehingga informasi itu dipakai untuk mengambil keputusan itu betul betul tepat itu ya. Tapi kalau hanya informasi dari meja ke meja yang itu bukan berasal dari lapangan. Ya tentu saja, kemudian pasti keputusannya bias," kata Muhadjir.

Dirinya juga meminta agar dalam penanganan pandemi Covid-19, kepala daerah hendaknya terjun langsung ke lapangan untuk melihat situasi yang riil.

Bagi Muhadjir, meski Covid-19 membahayakan, namun seorang pemimpin harus tetap terjun ke lapangan.

Baca: Kasus Covid-19 di India Terus Melonjak Dekati AS, Masyarakat Dianggap Tak Lagi Takut Terpapar Virus

"Karena itu saya berkali-kali mengingatkan jangan sampai pimpinan itu tidak pernah turun di lapangan. Memang ini menakutkan Covid-19 ini. Saya tahu banyak orang yang takut kena Covid ya, tetapi resiko sebagai seorang pemimpin ya dia harus turun ketika mengambil keputusan," kata Muhadjir.

Koordinasi juga perlu dilakukan pemimpin daerah dengan Satgas Covid-19 di daerah sebelum mengambil keputusan.

Menurutnya jika langkah ini diikuti, koordinasi yang terjadi akan berlangsung baik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini