News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Ekonom Indef: Pelajar Ikut Demonstrasi karena Tingkat Pengangguran Tinggi

Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bhima Yudhistira

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyatakan, negara saat ini sedang menghadapi persoalan fundamental akibat dampak pandemi corona atau Covid-19.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, permasalahan itu semisal banyak orang kelaparan dan kehilangan pekerjaan.

"Ibarat orang laper, orang kehilangan pekerjaan, dan kenapa pelajar itu ikut demonstrasi karena pelajar itu adalah golongan yang tingkat penganggurannya paling tinggi. Bisa cek di BPS, tingkat pengangguran SMK dan sederajat itu yang paling tinggi presentase penganggurannya," ujarnya saat webinar, Sabtu (10/10/2020).

Sebelumnya, BPS mencatat lulusan SMK menjadi jumlah pengangguran paling tinggi di Indonesia sebanyak 8,49 persen per Februari 2020.

Baca: Diamankan Polisi Saat Akan Demo, 59 Pelajar dan Pengangguran di Tangerang Ngaku Dapat Pesan di WA

Bhima menjelaskan, agak sedikit aneh jika beberapa hari lalu pelajar melakukan aksi demonstrasi karena biasanya itu dilakukan oleh mahasiswa.

"Kenapa mereka ikut aksi? Biasanya itu mahasiswa yang demo. Kemudian, ini ada pelajar ngapain? Itu karena mereka juga khawatir terhadap masa depan karena ada ketidakpercayaan terhadap pemerintah terkait dengan kebijakan-kebijakan," katanya.

Menurut dia, pemerintah melakukan langkah yang membakar amarah publik hingga berujung demonstrasi ketika pandemi dengan menyelesaikan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

"Jadi, ini ibaratnya pemerintah menyiram bensin di kobaran api," pungkas Bhima.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini