News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Update Corona di Indonesia 3 Februari 2021: Satgas Pantau 76.657 Suspek Covid-19

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi: Petugas medis saat akan membawa sejumlah warga yang diduga terpapar virus covid-19 menggunakan Bus Sekolah menuju ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (25/01/2021).

Adapun kedatangan vaksin tahap keempat hari ini membawa 10 juta dosis vaksin dan satu juta overfiil vaksin.

Bambang menyampaikan hal tersebut dalam sambutan kedatangan vaksin tahap empat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, yang dikutip Tribunnews.com dari siaran langsung channel Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (2/2/2021).

"Bahan baku yang didatangkan dari Sinovac sebanyak 140 juta dosis untuk tahun 2021, Pengirimannya akan dilakukan secara bertahap hingga bulan Juli 2021, yang sebelumnya direncanakan November 2021 ini ada percepatan maju hingga Juli 2021," ungkap Bambang.

Baca juga: Laporan KIPI, Reaksi Pasca Disuntik Vaksin Covid-19 Ringan dan Tidak Serius

Baca juga: Perusahaan Farmasi Ini Catat Pendapatan Lebih dari Rp 100 M dari Penjualan Larutan Erythropoietin

Ia mengatakan, 15 juta dosis bulk yang tiba sebelumnya telah mulai diproses vaksin jadi di Bio Farma pada tanggal 14 Januari lalu dan ditargetkan rampung sebelum 11 Februari ini.

"Dari 15 juta bulk target produksi sekitar 13 batch atau setara dengan 13 juta dosis," tutur Bambang.

Sementara, bahan baku yang diterima hari ini akan mulai diproses pada tanggal 13 Februari dan diharapkan selesai pada 20 Maret 2021.

Pekerja dengan penjagaan petugas kepolisian melakukan bongkar muat Envirotainer berisi vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12/2020). Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia yang selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung untuk dilakukan uji klinis. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Setelah selesai diolah menjadi vaksin siap edar, Bambang melanjutkan, terlebih dahulu harus melalui serangkaian uji mutu quality control ketat yang dilakukan oleh laboratorium Bio Farma maupun Badan POM.

"Uji mutu tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang hasilkan memenuhi standar kualitas dan standar mutu yang telah ditetapkan," ungkap dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini