News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Pelaksanaan Vaksinasi Harus Berdasarkan Satu Data yang Sama

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana hari terakhir vaksinasi untuk awak media di Hall A Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu, (27/2/2021).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digencarkan pemerintah maupun vaksinasi gotong royong harus bersumber dari satu data yang sama. 

Hal tersebut disampaikan Direktur Digital PT Telkom Fajrin Rasyid dalam webinar Forum Satu Data Indonesia Tingkat Pusat Tahun 2021, Senin (1/3/2021).

"Jadi vaksinasi itu akan perpusat pada satu data yang sama. Kalau ada orang, misalnya sudah divaksin dengan gotong royong, tidak perlu lagi menjadi sasaran vaksinasi pemerintah (datanya)," papar Fajrin. 

Menurutnya, dengan adanya satu data yang dimiliki pemerintah, maka peristiwa terdata secara rangkap dapat dihindari dan jatah yang awalnya dapat vaksin pemerintah, bisa dialihkan ke orang lain karena sudah ikut peserta vaksin gotong royong. 

Selain itu, Fajrin menyebut pelaksanaan satu data juga dapat memetakan ketersediaan dan kebutuhan vaksin. 

Sehingga, apabila kebutuhan vaksinasi di satu daerah sudah diketahui, maka vaksin akan dikirim ke daerah atau kota tersebut hingga ke lokasi vaksinasinya. 

Baca juga: Pemerintah Gelar Vaksinasi Drive Thru di Bali, Ini Informasinya

"Jadi antara supply dan demand itu kemudian dicocokkan," ucap Rasyid.

Rasyid pun menyebut, fungsi satu data Indonesia dapat digunakan untuk memonitor pelaksanaan hasil vaksinasi secara terkini. 

"Kami mengembangkan dashboard juga yang barangkali sebagian bapak ibu ada yang juga sudah memiliki akses, baik dari pihak KPCPEN, Setneg, dan lain-lain, terhadap dashboard dari hasil vaksinasi ini," paparnya.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini