News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Menkes Akui Vaksinasi Covid-19 Terkendala Pasokan Vaksin

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui proses vaksinasi Covid-19 yang ditargetkan selesai 12 bulan terkendala pasokan vaksin.

“Vaksin ini menjadi komoditi rebutan di seluruh dunia.  Banyak negara- negara belum bisa memulai vaksin. Belum dapat jatahnya meskipun negara-negara maju seperti Australia  baru mulai vaksinasinya,” kata Budi dalam kegiatan Halodoc dan Gojek yang disiarkan virtual, Rabu (3/3/2021).

Ia menuturkan, Indonesia beruntung  telah memulai vaksinasi.

Namun, hingga Juni 2021 Indonesia baru mengantongi 90 juta dosis vaksin.

Artinya, ada 45 juta orang yang bisa divaksinasi sampai Juni.

"Karena vaksinnya baru datang banyak pada Juli," tutur mantan wamen BUMN ini.

Ia melanjutkan, tantangan vaksinasi pada kuartal kedua 2021 kian berat, dimana masih ada 140 juta orang yang harus divaksin dalam periode 6 bulan.

Baca juga: Kapuskes TNI Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Meski Telah Divaksin 2 Kali

"Berat  semester kedua dari 181,5 juta dikurang 45 juta, ada 140 juta yang harus disuntik dalam 6 bulan. Beda dengan periode pertama cuma  45 juta. Hitungan saya  2-3 juta per hari, kenapa ini? karena terkait dengan ketersedian vaksinasi," ungkap Budi.

Budi mengatakan dalam mencapai target Presiden Jokowi tersebut, diharapkan keterlibatan pihak swasta bisa membantu target 181,5 juta tervaksinasi dalam kurun waktu 12 bulan.

“Ini bukan program ekselusif , ini program inklusif. Teman-teman saya bilang ini  bukan program tetapi  ini harus menjadi gerakan. Dimana setiap komponen bangsa merasa wajib   membantu pemerintah untuk melakukan vaksinasi,”ucapnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini