News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penanganan Covid

Kasus Corona Naik dan Temuan Varian Baru, DPRD DKI Minta Pemprov Tak Paksakan PTM

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Suasana pemberian vaksin bagi pelaku jasa keuangan yang di buat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Tennis Indor, Senayan, Jakarta Pusat, Rebu (16/6/2021) Vaksinasi untuk sektor jasa keuangan disediakan sebanyak 100.000 dan untuk tahap awal akan diberikan kepada 10.000 pelaku sektor jasa keuangan di Jakarta dan 1.000 pelaku industri jasa keuangan di sepuluh kota Kantor Regional dan Kantor OJK di daerah yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Banjarmasin, Makasar, Yogyakarta dan Jambi. (Warta Kota/henry lopulalan)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani meminta Pemprov DKI tidak memaksa penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM), mengingat kasus Covid-19 sedang alami kenaikan. 

"Tapi kita juga tidak mau memaksakan kalau memang situasi Covidnya sedang naik," tutur Zita kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Menurutnya Pemprov DKI harus sadar akan kondisi yang terjadi saat ini, sehingga tak perlu memaksa PTM digelar. 

Ditambah, berkaca dari kondisi Wisma Atlet yang penuh oleh pasien Covid-19 dan temuan varian virus Corona baru, Zita berharap Pemprov DKI membuat keputusan tepat terkait keberlangsungan pendidikan di ibu kota.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Sumedang Melonjak, Muncul Klaster Hajatan, ASN Hingga Pariwisata

"Apalagi di Wisma Atlet itu sampai BOR-nya tinggi sekali saya rasa kita nanti dengarkan keputusan Pemprov seperti apa," ucap dia. 

"Kita tetap optimis, berharap yang terbaik, tapi ya tadi, namanya DKI, kita episentrum, kita nggak bisa terlalu memaksakan," pungkas Zita.
 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini