News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Lebih dari 1,2 Juta Permohonan STRP Diajukan ke Pemprov DKI

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas tengah memeriksa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) , kepada Calon penumpang Bus Transjakarta di Halte Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/7/2021). PT Trasnjakarta mewajibkan calon penumpang menunjukan STRP saat akan naik Bus. Hal itu salah satu ketentuan wajib yang harus dipatuhi para penumpang bus Transjakarta demi mencegah meluasnya penularan Covid-19 di Jakarta. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraba

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta mencatat lebih dari 1,2 juta permohonan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP). Data ini berdasarkan database DPMPTSP periode 5 - 14 Juli 2021.

Adapun permohonan tersebut diajukan secara kolektif oleh perusahaan. Rinciannya, 794.476 STRP diterbitkan, 408.685 ditolak, dan 2.937 masih dalam proses.

"Total 1.206.098 permohonan STRP untuk Pekerja yang diajukan secara kolektif oleh perusahaan," kata Kepala DPMPTSP Benni Aguscandra dalam keterangannya, Rabu (14/7/2021).

Kata dia lonjakan permohonan STRP terjadi pada Selasa 13 Juli 2021 kemarin dengan 67.177 permohonan yang diajukan dalam sehari.

Baca juga: 3 Moda Transportasi Ini Mewajibkan Penumpangnya Kantongi STRP Sebagai Syarat Perjalanan

Jumlah ini tercatat meningkat signifikan sebanyak 8 kali lipat dari rerata permohonan di hari - hari sebelumnya.

"Selasa kemarin terjadi lonjakan permohonan 8 kali lipat dari biasanya, namun demikian kami bisa mengatasi lonjakan tersebut dengan telah menyelesaikan 98 persen permohonan STRP yang diajukan," kata Benni.

Berdasarkan catatan data penanggung jawab perusahaan atau badan usaha, 5 sektor terbanyak yang mengajukan STRP adalah 15.074 di sektor keuangan dan perbankan, 11.916 sektor makanan dan minuman, 10.588 sektor kesehatan, 9.675 sektor logistik transportasi dan distribusi, serta 9.450 sektor teknologi informasi dan komunikasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini