News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

601.380 Dosis Vaksin Pfizer Langsung Didistribusikan ke Delapan Provinsi

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pada Kamis (14/10) ini, Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-89 sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer dan langsung didistribusikan ke 8 provinsi.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pemerintah terus berupaya untuk pemerataan vaksinasi di seluruh Indonesia.

Pada Kamis (14/10) ini, Indonesia kedatangan vaksin tahap ke-89 sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer dan langsung didistribusikan ke 8 provinsi.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut, total vaksin pfizer yang sudah datang per 14 Oktober adalah 16,3 juta dosis.

"Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi," ujar Usman, Kamis (14/10).

Dia merinci, delapan provinsi tersebut adalah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

"Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, setiap vaksin yang datang, harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Agar makin cepat masyarakat disuntik, makin
terlindungi kita dari COVID-19," ujarnya.

Baca juga: Kemendikbudristek Dukung Vaksinasi Masyarakat Adat Baduy

Sementara itu, Usman menambahkan, pada hari yang sama, Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-90.

Vaksin yang tiba merupakan AstraZeneca berjumlah 672.600 dosis.

Dengan demikian, total vaksin yang tiba di tanah air dalam berbagai merk baik bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk berjumlah  282.490.700 dosis.

Menurut Usman, peningkatan capaian vaksinasi di daerah-daerah menjadi elemen penting untukmembangun herd immunity atau kekebalan kelompok di negeri ini.

Untuk itu, percepatan dan perluasan program vaksinasi mutlak  dilakukan di semua daerah.

Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini