"Perasaan saya pada waktu itu tentu gemetar dan khawatir sama jalanannya, karena pinggir kanan langsung tebing sungai bebatuan dan pinggir kiri itu gunung jadi hanya jalan setapak saja."
"Untuk menghilangkan rasa takut saya memutuskan membuat video saja sehingga tidak melihat ke bawah," ungkap Fanny.
Terakhir, Fanny menceritakan, saat itu tidak hanya dirinya saja yang lewat.
Tetapi, ada pengunjung lain sekira dua motor.
"Jalanan kecil tersebut tidak bisa dilewati dua motor berpapasan, sehingga untuk lewat harus bergantian," ungkap Fanny.
(Tribunnews.com/Maliana)