News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Kominfo Gandeng MUI Peringatkan Masyarakat Terkait Ancaman Varian Omicron

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua MUI Pusat Bidang Infokom Masduki Baidlowi.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai sebaran Omicron yang sekarang mulai mewabah di banyak negara.

Koordinator Hukum dan Kerjasama Sekretariat Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Mediodecci Lustarini mengimbau masyarakat agar tidak lengah untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

Pihaknya bekerja sama dengan MUI untuk terus melakukan pendekatan persuasi kepada masyarakat dalam mengatasi penularan pandemi.

“Menangani ancaman Covid-19, termasuk ancaman Omicron tidak bisa dengan cara business as usual. Harus ada kolaborasi, ikhtiar bersama, gotong-royong dengan berbagai pihak. Kominfo dan MUI bersama-sama ikhtiar mencegah dan mengatasi pandemi,” ujar Mediodecci melalui keterangan tertulis, Jumat (10/12/2021).

Sementara itu, Ketua MUI Pusat Bidang Infokom, Masduki Baidlowi menambahkan, MUI saat ini gencar memanfaatkan media sosial untuk berdakwah dan mengajak masyarakat untuk tetap terus disiplin menjaga protokol kesehatan.

Baca juga: Cara Perbaiki Data dan Unduh Sertifikat Vaksin Covid-19: Dapat Melalui Chatbot WhatsApp

Gerakan dakwah MUI yang dulu lebih sering ditemukan di dalam ceramah-ceramah di masjid, kini semakin berkembang dengan menggunakan berbagai platform media sosial.

“Ini adalah bagian namanya perjuangan kita, menggunakan alat-alat yang mutakhir, media sosial,” ujarnya.

Baca juga: Menkumham Yasonna: Penanganan Pandemi Covid-19 Wujud Perlindungan HAM

Ketua MUI Provinsi Papua Barat, KH Ahmad Nausrau mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi ikhtiar bersama antara MUI dan Kominfo berupa pelatihan-pelatihan membuat konten kreatif yang bermuatan dakwah di media sosial. Pihaknya merasa penggunaan media sosial lewat kreasi konten-konten kreatif bermuatan dakwah mempermudah daya jangkau dakwah di wilayah Papua Barat.


“Ikhtiar MUI dan Kominfo memberikan dampak yang sangat bernilai bagi pengembangan syiar dan dakwah khususnya melalui media sosial,” kata Nausrau.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini