News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Cegah Omicron, Binda Banten Targetkan Vaksinasi 173.000 Jiwa Per Bulan

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Binda Banten menggelar vaksinasi serentak di 4 titik dalam rangka mencegah penularan Covid-19 varian omicron.

TRIBUNNEWS.COM, BANTEN - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun,  masyarakat umum, dan lansia.

Vaksinasi dilaksanakan serentak di empat titik, di antaranya Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Tangerang. 

Kepala Binda (Kabinda) Banten Brigjen Pol Hilman mengatakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron  mengalami peningkatan.

Bahkan saat ini cenderung mulai ada kasus transmisi lokal sehingga memicu kekhawatiran. 

"Waspada dan antisipasi terhadap varian Omicron terus dilakukan dengan vaksinasi. Sehingga, Covid-19 gelombang ketiga dapat ditekan,” ujar Hilman, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (3/3/2022). 

Lanjut Hilman, vaksinasi massal berlangsung di Masjid Babussalam, Jalan Untung Suropati II, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Vaksinasi menyasar siswa SD usia 6-11 tahun, masyarakat umum, dan lansia di seluruh kabupaten dan kota se-Banten pada Maret 2022 ini. 

Baca juga: Long Covid-19 Dapat Kenai 30 Persen Pasien yang Terinfeksi, Berikut Penanganannya

"Semula, Binda Banten hanya menetapkan 95.000 sasaran vaksinasi pada Maret 2022, kemudian meningkat menjadi 149.000 sasaran. Maka kali ini target itu tingkatkan lagi menjadi 173.000 jiwa sesuai instruksi pusat," kata Hilman. 

Tak hanya itu, Binda Banten juga menggelar vaksinasi di Sentra Vaksin Teraskota Mall BSD di Jalan Pahlawan Seribu, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. 

"Kami akan terus mendukung percepatan vaksinasi untuk pelajar dan masyarakat umum, pelayan publik dan lansia dengan sasaran 500 dosis vaksin," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini