Dukungan terbesar datang dari generasi muda, dengan 67 persen Gen Z dan 60 persen milenial menganggap esports sebagai pilihan profesi yang valid.
Sebaliknya, penerimaan dari generasi yang lebih tua masih relatif rendah. Hanya 37 persen kelompok Baby Boomers yang memandang gaming profesional sebagai karier yang layak.
Hasil survei juga menunjukkan adanya perbedaan pandangan antarnegara. Di China, 74 persen Baby Boomers menerima esports sebagai profesi nyata, sedangkan di Jerman angkanya hanya mencapai 20 persen.
Dorongan Pendidikan Esports Menguat
Seiring berkembangnya industri, dukungan terhadap pendidikan esports juga semakin besar. Sebanyak 65 persen responden global mendukung adanya jalur pendidikan formal untuk esports dan gaming profesional.
Selain itu, 47 persen responden mendukung masuknya esports ke dalam kurikulum sekolah, sementara 37 persen bahkan setuju jika esports dipertimbangkan sebagai cabang dalam ajang Olimpiade.
Dukungan terhadap pendidikan esports paling tinggi tercatat di China, Swiss, dan Amerika Serikat.
Temuan ini menunjukkan kalau esports semakin dipandang sebagai bidang yang membutuhkan kompetensi khusus dan jalur pengembangan yang terstruktur.
Tantangan Masih Ada
Meski terus berkembang, esports masih menghadapi sejumlah tantangan.
Sebanyak 42 persen responden menilai risiko finansial menjadi hambatan terbesar bagi mereka yang ingin menekuni karier di bidang ini.
Tantangan lain yang sering disebut adalah tingginya persaingan dan masih minimnya dukungan dari lingkungan sosial maupun keluarga.
Sebanyak 42 persen responden juga masih menganggap profesi gamer lebih dekat dengan hobi dibanding pekerjaan utama.
Bahkan hanya sebagian kecil responden dari generasi yang lebih tua yang mengaku akan mendorong anak mereka menjadi atlet esports profesional.
Namun demikian, tren penerimaan terus bergerak positif. Sebanyak 40 persen responden menilai profesi di dunia gaming kini jauh lebih menjanjikan dibandingkan satu dekade lalu.
Industri yang Kian Serius
Perkembangan esports juga didukung oleh semakin besarnya perhatian industri teknologi.
Global Communications Gaming Lead Logitech G, Derek Perez, menilai esports telah berkembang menjadi jalur karier yang serius dan memiliki prospek masa depan.
Baca tanpa iklan